| Vir Doctus Et Credit Fortiter Deo |
|
|
|
| Written by Aripin Tambunan | ||||||||||||||||||
| Wednesday, 13 January 2010 | ||||||||||||||||||
Page 15 of 16 Pembinaan Setelah seseorang masuk dalam komunitas sosial yang baru tersebut, ia harus terus bertumbuh, berproses ke arah perubahan yang lebih lagi. Yang dapat dikatakan ke arah perubahan menjadi segambar dan serupa dengan Kristus sebagai pemimpin mereka. Untuk itu, varietas ini harus diberi pelajaran-pelajaran tentang segala sesuatu yang telah diajarkan Yesus. Pelajaran ini bukan hanya menyangkut pengetahuan (teori), tetapi harus sampai pada tahap melakukan (praktek) dalam berkehidupan seperti, ekonomi, keluarga, kesehatan, ibadah, etika, bekerja, dll. Jadi akibat dari pengetahuan tentang segala kebenaran-kebenaran yang telah diajarkan kepadanya, maka akan mempengaruhi tingkah lakunya dan pola hidupnya yang lebih mencerminkan kehidupan Kristus. Orang-orang yang telah dimuridkan hendaklah mensosialisasikan kehidupannya ditengah-tengah masyarakat. Mulai dari norma-norma yang ia terima yang sesuai dengan Alkitab, sampai kepada tindakan atau perilakunya yang sesuai dengan Alkitab. Ini yang disebut sebagai gerakan sosial. Mengapa hal ini perlu? Seperti yang dikatakan oleh Ihroni di bawah ini: Individu dalam masyarakat akan mengalami proses sosialisasi agar ia dapat hidup dan bertingkah laku sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat di mana individu itu berada. Oleh karena itu penting bagi sosiologi untuk mempelajari sosialisasi, karena tanpa sosialisasi suatu masyarakat tidak dapat berlanjut pada generasi berikutnya. Jadi sosialisasi juga merupakan proses transmisi kebudayaan antar generasi, karena tanpa sosialisasi masyarakat tidak dapat bertahan melebihi satu generasi.[37] Jika proses sosialisasi dalam norma-norma dan tingkah laku ini gagal diterapkan di dalam masyarakat, maka pemuridan hanya dapat bertahan satu generasi saja. Pada generasi berikutnya, sudah mulai pudar. Hal ini dapat terlihat dari kisah generasi Yosua, yang hanya dapat beribadah pada Tuhan pada waktu Yosua dan yang seangkatan dengan dia hidup. Lalu generasi berikutnya, hilang dan tidak lagi beribadah kepada Allah (Hakim 2: 7-10). |
||||||||||||||||||
| Last Updated ( Tuesday, 24 August 2010 ) | ||||||||||||||||||
| < Prev | Next > |
|---|