• www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net

Waktu Hari ini

Statistics

OS: Linux m
PHP: 5.2.9
MySQL: 5.0.92-community-log
Time: 13:34
Caching: Disabled
GZIP: Enabled
Members: 56
News: 151
Web Links: 9
Visitors: 56525

Syndicate

H o m e

Perkuliahan Christian Leadership Dimulai Tanggal 20 Januari 2012
Vir Doctus Et Credit Fortiter Deo PDF Print E-mail
Written by Aripin Tambunan   
Wednesday, 13 January 2010
Article Index
Vir Doctus Et Credit Fortiter Deo
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
Page 11
Page 12
Page 13
Page 14
Page 15
Page 16

Perilaku-perilaku mereka yang dapat terlihat pada standar hukum moral ialah:

  1. Tidak boleh bersundal (Imamat 21:9) 
  2. Tidak boleh menginjak-injak orang lemah dan membelokkan jalan orang sengsara (Amos 2:7) 
  3. Harus hidup menurut peraturan-peraturan dan ketetapan-ketetapan Allah (Ezra 20:16) 
  4. Harus hidup dalam keadilan, karena itu jangan membunuh orang yang pantas hidup dan membiarkan hidup orang yang pantas mati (Ezra 13:19) 
  5. Sujud menyembah kepada Tuhan dengan berhiaskan kekudusan (1 Taw 16:29) 

Mengapa mereka harus hidup seperti ini? Adalah karena meskipun mereka berada di dunia ini, mereka harus hidup sesuai dengan etika kerajaan Allah. Kenapa? Karena Basileia yang artinya “kerajaan” Istilah ini tidak berarti suatu wilayah pemerintahan seorang raja, melainkan perbuatan atau aktivitas pemerintahan.[22] Pengertian ini menurut Guthrie sangat dinamis dengan suatu argumentasi bahwa arti tersebut cocok dengan “kerajaan” dalam bahasa Ibrani (bd, Mzm 145:11,13; 103:19), dan cocok pula dalam pemikiran Yudaisme. Selanjutnya ia mengungkapkan bahwa bukti yang paling jelas tentang hal tersebut terdapat dalam “doa Bapa kami” yang secara langsung menghubungkan kerajaan dengan hal melaksanakan kehendak Allah.[23]

Ladd mendefinisikan kerajaan Allah sebagai “pemerintahan Allah, kekuasaan Allah, kedaulatan Allah, dan bukan wilayah berlakunya pemerintahan itu. Di mana pemerintahan-Nya universal, kedaulatan-Nya atas seluruh bumi.[24] Namun kemudian ia mendefinisikannya secara menyeluruh dengan melihat maksud kerajaan Allah dalam Perjanjian Baru sebagai berikut, “Kerajaan Allah adalah karya penebusan Allah yang aktif dalam sejarah umat manusia untuk mengalahkan musuh-musuh-Nya, dan mendatangkan bagi manusia berkat-berkat pemerintahan Ilahi.”[25] 

Memiliki Rasio yang Cemerlang dan Genius

Rasio yang dimiliki varietas baru ini terbagi dalam dua kategori[26]: Pertama, rasio yang dapat menangkap objek nyata, sehingga mampu mempergunakan hukum-hukum epistemologi, logika, fisika, kimia, ekonomi, matematika, yang dapat diobservasi secara indra. Kedua, supra rasio atau rasio yang dapat menangkap objek yang tidak nyata, sehingga mampu menangkap pemikiran metafisika dan teologi, yang dapat diobservasi secara iman.


Last Updated ( Tuesday, 24 August 2010 )
 
< Prev   Next >
 

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register

Polls

Apa yang paling Anda inginkan ada di website Inti?
 

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini34
mod_vvisit_counterKemarin25
mod_vvisit_counterMinggu ini81
mod_vvisit_counterBulan ini178
mod_vvisit_counterSemuanya12956
We have 15 guests online
Free Joomla Templates by JoomlaShine.com