• www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net

Waktu Hari ini

Statistics

OS: Linux m
PHP: 5.2.9
MySQL: 5.0.92-community-log
Time: 13:56
Caching: Disabled
GZIP: Enabled
Members: 56
News: 151
Web Links: 9
Visitors: 56528

Syndicate

H o m e

Perkuliahan Christian Leadership Dimulai Tanggal 20 Januari 2012
Vir Doctus Et Credit Fortiter Deo PDF Print E-mail
Written by Aripin Tambunan   
Wednesday, 13 January 2010
Article Index
Vir Doctus Et Credit Fortiter Deo
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
Page 11
Page 12
Page 13
Page 14
Page 15
Page 16

 

Ciri-ciri Varietas Vir Doctus Et Credit Fortiter Deo

            Ciri-ciri varietas baru ini, akan ditinjau dari beberapa hal yang mengalami perubahan di dalam diri manusia ketika dicipta ulang in righteousness and true holiness, yang berproses menuju kepada kesempurnaannya, yaitu:

Memiliki Hukum

Mereka memiliki hati nurani sebagai tempat tertulisnya hukum.  Hati nurani yakni ‘Suneidhesis’ (Suneidhsis, Yunani), atau ‘consciencia’ (Latin) atau ‘conscience’ (Inggris), yang terdiri dari dua suku kata, yakni ‘con’ dan ‘science’; di mana ‘con’ artinya bersama-sama dan ‘science’ artinya, pengetahuan. Berarti hati nurani adalah mengetahui bersama-sama. Karena sifat hati nurani yang demikian, maka hati nurani tersebut membuat mereka bertindak, berperilaku, bekerja, dan hidup, dalam kehati-hatian dan takut akan Tuhan. Akibatnya, hukum mereka jalankan, bukan karena hukum itu ada tertulis di atas kertas sebagai acuan, tetapi karena hukum itu  tertulis di dalam hati nurani mereka yang tidak dapat mereka belokkan, permainkan, dan diabu-abukan karena sifat hati nurani yang tidak dapat didustai, ditipu dan diabu-abukan.

Karena itu, varietas baru ini memiliki keadilan yang benar. Keadilan yang benar tersebut merupakan karakternya. Hal ini sesuai dengan perintah yang diberikan kepada manusia baru tersebut yang terdapat pada Efesus 6: 14, ’ Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan. Itulah sebabnya kebahagiaan mereka yang tertinggi adalah ketika berpegang pada hukum dan melakukan keadilan disegala waktu (Maz 106: 3).

Bagaimana mereka memperolehnya? Apakah keadilan tersebut langsung ada di dalam hati mereka? Atau harus bagaimanakah mereka agar dapat melakukan keadilan? Ulangan 16: 20, menjelaskannya; mereka dalam segala perilakunya dan perbuatannya harus melakukannya semata-mata tertuju kepada keadilan atau dengan kata lain, pakaian kebenaran dan keadilan menutupi mereka seperti jubah dan serban (Ayub 29: 14). Akhirnya,  Melakukan keadilan adalah kesukaan bagi mereka (Amsal 21: 15).


Last Updated ( Tuesday, 24 August 2010 )
 
< Prev   Next >
 

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register

Polls

Apa yang paling Anda inginkan ada di website Inti?
 

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini41
mod_vvisit_counterKemarin25
mod_vvisit_counterMinggu ini88
mod_vvisit_counterBulan ini185
mod_vvisit_counterSemuanya12963
We have 12 guests online
Free Joomla Templates by JoomlaShine.com