• www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net

Waktu Hari ini

Statistics

OS: Linux m
PHP: 5.2.9
MySQL: 5.0.92-community-log
Time: 14:10
Caching: Disabled
GZIP: Enabled
Members: 56
News: 151
Web Links: 9
Visitors: 56529

Syndicate

H o m e

Perkuliahan Christian Leadership Dimulai Tanggal 20 Januari 2012
Vir Doctus Et Credit Fortiter Deo PDF Print E-mail
Written by Aripin Tambunan   
Wednesday, 13 January 2010
Article Index
Vir Doctus Et Credit Fortiter Deo
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
Page 11
Page 12
Page 13
Page 14
Page 15
Page 16

Sistem Ekonominya

            Ekonomi dimulai dengan manajemen, karena kata ekonomi yang berasal dari oikos dan nomos yang dapat diartikan sebagai, penatalayanan rumah. Judo Poerwowidagdo, mengatakannya sebagai, manajemen suatu rumah tangga atau tata cara mengatur barang-barang dalam rumah tangga.[33] Penatalayanan ini merupakan sistem ekonomi yang harus dipakai oleh manusia baru, sistem ini ialah ekonomi berbasis mutual economic system (tidak saling merugikan satu sama lain Imamat 25:14).  Bagaimana system ekonomi berbasis seperti ini dapat berjalan? Sudah barangtentu mereka harus mentaati hukum-hukum yang telah mereka ketahui mengenai ekonomi tersebut. Hukum-hukum tersebut ialah:

  1. Hutang-piutang (Keluaran 22: 25), “Jika engkau meminjamkan uang kepada salah seorang dari umat-Ku, orang yang miskin di antaramu, maka janganlah engkau berlaku sebagai seorang penagih hutang terhadap dia: janganlah kamu bebankan bunga uang kepadanya.
  2. Jual-Beli ( Imamat 25: 14), “Apabila kamu menjual sesuatu kepada sesamamu atau membeli dari padanya, janganlah kamu merugikan satu sama lain.
  3. Tuan-Pekerja (Ulangan 24: 14),  “Janganlah engkau memeras pekerja harian yang miskin dan menderita, baik ia saudaramu maupun seorang asing yang ada di negerimu, di dalam tempatmu”
  4. Orang yang jatuh miskin (Imamat 25: 25),  “apabila saudaramu jatuh miskin, sehingga harus menjual sebagian dari miliknya, maka seorang kaumnya yang berhak menebus, yakni kaumnya yang terdekat harus datang dan menebus yang telah dijual saudaranya itu”

Kesimpulan dari hasil ekonomi yang seperti ini adalah, tidak akan ada orang miskin di antaramu, sebab sungguh TUHAN akan memberkati engkau di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk menjadi milik pusaka (Bilangan 15: 4).

Sistem ekonomi yang seperti ini jauh lebih baik dari sistem ekonomi kapitalisme, mengapa? Karena sistem ekonomi kapitalisme hanya memberikan kekayaan kepada para pemilik modal, tetapi tidak kepada pekerja/buruh. Artinya masih ada jurang yang dalam antara si miskin dan si kaya.


Last Updated ( Tuesday, 24 August 2010 )
 
< Prev   Next >
 

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register

Polls

Apa yang paling Anda inginkan ada di website Inti?
 

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini43
mod_vvisit_counterKemarin25
mod_vvisit_counterMinggu ini90
mod_vvisit_counterBulan ini187
mod_vvisit_counterSemuanya12966
We have 13 guests online
Free Joomla Templates by JoomlaShine.com