






| Vir Doctus Et Credit Fortiter Deo |
|
|
|
| Written by Aripin Tambunan | ||||||||||||||||||
| Wednesday, 13 January 2010 | ||||||||||||||||||
Page 12 of 16 Sistem Ekonominya Ekonomi dimulai dengan manajemen, karena kata ekonomi yang berasal dari oikos dan nomos yang dapat diartikan sebagai, penatalayanan rumah. Judo Poerwowidagdo, mengatakannya sebagai, manajemen suatu rumah tangga atau tata cara mengatur barang-barang dalam rumah tangga.[33] Penatalayanan ini merupakan sistem ekonomi yang harus dipakai oleh manusia baru, sistem ini ialah ekonomi berbasis mutual economic system (tidak saling merugikan satu sama lain Imamat 25:14). Bagaimana system ekonomi berbasis seperti ini dapat berjalan? Sudah barangtentu mereka harus mentaati hukum-hukum yang telah mereka ketahui mengenai ekonomi tersebut. Hukum-hukum tersebut ialah:
Kesimpulan dari hasil ekonomi yang seperti ini adalah, tidak akan ada orang miskin di antaramu, sebab sungguh TUHAN akan memberkati engkau di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk menjadi milik pusaka (Bilangan 15: 4). Sistem ekonomi yang seperti ini jauh lebih baik dari sistem ekonomi kapitalisme, mengapa? Karena sistem ekonomi kapitalisme hanya memberikan kekayaan kepada para pemilik modal, tetapi tidak kepada pekerja/buruh. Artinya masih ada jurang yang dalam antara si miskin dan si kaya. |
||||||||||||||||||
| Last Updated ( Tuesday, 24 August 2010 ) | ||||||||||||||||||
| < Prev | Next > |
|---|