• www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net
  • www.inti-edu.net

Waktu Hari ini

Statistics

OS: Linux m
PHP: 5.2.9
MySQL: 5.0.92-community-log
Time: 13:48
Caching: Disabled
GZIP: Enabled
Members: 56
News: 151
Web Links: 9
Visitors: 56527

Syndicate

H o m e

Perkuliahan Christian Leadership Dimulai Tanggal 20 Januari 2012
SPIRITUALITAS HOLISTIK MAZMUR 1 PDF Print E-mail
Written by Ery Prasadja   
Wednesday, 23 December 2009
Article Index
SPIRITUALITAS HOLISTIK MAZMUR 1
Page 2
Page 3
Page 4

            Jika demikian, kita melihat betapa pentingya peran firman Tuhan di dalam kehidupan orang percaya. Firman Tuhan itu bukan hanya dibaca, direnungkan, dipelajari dan ditafsirkan, tetapi juga diaplikasikan di dalam setiap jengkal kehidupan kita. Kecintaan yang sedemikian rupa kepada firman Tuhan nampak seperti cinta yang sejati antara dua anak manusia: cinta itu tidak hanya sebatas kata-kata dan tindakan, tetapi melibatkan hati dan seluruh pengalaman kehidupan. Karenanya, firman Tuhan tidak cukup hanya untuk dipikirkan dan diucapkan, tetapi mewarnai seluruh tindakan dan kehidupan orang Kristen: inilah yang disebut sebagai spiritualitas Kristen.

 

Quadrilogi Kehidupan: Sufficient, Effective, Efficient, & Successful Life

            Kebanyakan orang melihat ayat ke-3 sebagai berkat-berkat dan hidup bahagia yang dijanjikan oleh Tuhan. Benarkah? Bukankah janji berkat dan hidup berbahagia telah dijelaskan semuanya dalam ayat 1 dan 2? Kedua ayat yang mengawali kitab Mazmur ini merupakan satu kesatuan yang dimulai dengan kata ‘Berbahagialah’ atau ‘Diberkatilah’ (Inggris = Blessed is atau Happy is). Hidup bahagia atau berkat yang dilukiskan dalam ayat 1 dan 2 tidak identik dengan kekayaan materi, kemakmuran, posisi dalam pekerjaan, keberhasilan dalam studi, bahkan kondisi kesehatan sekalipun. Hidup bahagia dan penuh berkat itu identik dengan mencintai Taurat Tuhan dan mengaplikasikannya di dalam setiap aspek kehidupan. Hidup bahagia dan penuh berkat itu identik dengan menjauhi dosa dan kefasikan.

            Ayat ke-3 sebenarnya lebih melukiskan kejayaan dan kemenangan orang-orang benar, yang digambarkan oleh ayat 1 dan 2 sebagai orang-orang yang diberkati dan berbahagia. Coba bandingkan ayat ke-3 dengan ayat 4 dan 5 yang melukiskan bagaimana hari penghakiman akan meluluh-lantakkan orang-orang fasik. Ayat ke-3 dituliskan sebagai kontras dari ayat ke-4 dan 5. Jika demikian, ayat ke-3 bukan lagi merupakan janji berkat atau hidup berbahagia, tetapi cermin dari kemenangan, keunggulan dan kejayaan orang-orang benar, yang bukan hanya dialami dan terjadi sesaat, namun bertahan hingga hari penghakiman.


Last Updated ( Wednesday, 23 December 2009 )
 
< Prev   Next >
 

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register

Polls

Apa yang paling Anda inginkan ada di website Inti?
 

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini38
mod_vvisit_counterKemarin25
mod_vvisit_counterMinggu ini85
mod_vvisit_counterBulan ini182
mod_vvisit_counterSemuanya12961
We have 11 guests online
Free Joomla Templates by JoomlaShine.com